Services

Konsultasi

Kami menyediakan jasa profesional di bidang konsultasi manajemen secara terintegrasi untuk manajemen sistem perusahaan.

Pelatihan

Memberikan Pelatihan strategi bisnis perusahaan untuk memberikan nilai tambah.

Sertifikasi

Menyediakan jasa dan pedampingan sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 50001, SMK3, Halal, dan HACCP.

Consultation

We provide professional services in the field of integrated management consulting for enterprise system management.

Training

Provide corporate business strategy training to provide added value.

Certification

Providing services and assistance for ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001 , ISO 37001, ISO 22000, ISO 50001, SMK3, Halal, and HACCP.

  • ISO 9001:2015
  • ISO 14001:2015
  • ISO 45001:2018
  • ISO 37001:2016
  • ISO 22000:2018, FSSC 22000 V5.1, HACCP
  • ISO 22301
  • ISO 17025
  • ISO 50001
  • ISO 55000
  • IRSPO SCCS
  • SMK3
  • Continuous Improvement & Lean Six Sigma
  • 5S Implementation
  • Halal, HACCP
  • Awareness & Internal Auditor ISO series
  • ISO 31000 Risk Management
  • Business Continuity Management

ISO 9001

ISO 9001:2015 adalah standardisasi internasional yang paling dasar yaitu standard yang mengatur Sistem Manajemen Mutu, saat ini hadir dengan versi terbarunya yaitu ISO 9001:2015. Metode pendekatan ISO 9001:2015 menggunakan pendekatan proses (Process Approach), pendekatan system (System Approach) dan juga menggunakan pola Plan – Do – Check – Action (PDCA) – Continuous Improvement.

ISO 9001:2015 is the most basic international standardization, namely the standard that regulates the Quality Management System, currently comes with the latest version, namely ISO 9001:2015. The ISO 9001:2015 approach method uses a process approach (Process Approach), a system approach (System Approach) and also uses the Plan – Do – Check – Action (PDCA) – Continuous Improvement pattern.

Manfaat dengan diterapkannya ISO 9001:2015 bagi organisasi antara lain :

  • Kepuasan pelanggan dengan penyampaian produk secara konsisten dalam memenuhi persyaratan- persyaratan pelanggan.
  • Mengurangi biaya operasional dengan peningkatan berkesinambungan pada proses-proses dan hasil dari efisiensi operasional.
  • Peningkatan hubungan pada pemegang kepentingan termasuk para karyawan, pelangan dan pemasok. Persyaratan pematuhan hukum dengan pemahaman bagaimana persyaratan suatu peraturan dan perundang-undangan tersebut mempunyai pengaruh tertentu pada suatu organisasi dan para pelanggan.
  • Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko dengan konsistensi secara terus menerus dan adanya mampu telurus suatu produk dan pelayanan.
ISO 9001:2015 Implementation and benefit
ISO 9001:2015 Document Controller
ISO 9001:2015 Root Cause Analysis and Corrective Action
ISO 9001:2015 Internal Auditor
ISO 9001:2015 IRCA/ RABQSA/ ANSI for lead Auditor
ISO 9001:2015 for Management Representative
Business Mapping Process
 

ISO 14001

ISO 14001:2015 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Lingkungan, yaitu : Sistem Manajemen untuk mengarahkan dan mengontrol organisasi berkaitan dengan lingkungan. Tujuan utama dari sertifikasi ISO 14001:2015 adalah untuk menjaga kelangsungan hidup tumbuhan dan binatang dalam kondisi terbaik yang paling memungkinkan.

ISO 14001:2015 is an international standard for Environmental Management Systems, namely: Management systems to direct and control organizations related to the environment. The main objective of ISO 14001:2015 certification is to maintain the survival of plants and animals in the best possible conditions.

Manfaat dengan diterapkannya ISO 14001:2015 bagi organisasi antara lain:

  • Dapat mengidentifikasi, memperkirakan dan mengatasi resiko lingkungan yang mungkin timbul.
  • Dapat menekan biaya produksi dapat mengurangi kecelakaan kerja dapat memelihara hubungan baik dengan masyarakat, Pemerintah dan pihak-pihak yang peduli terhadap lingkungan.
  • Memberi jaminan kepada konsumen mengenai komitmen pihak manajemen puncak terhadap lingkungan.
  • Dapat mengangkat citra perusahaan, meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperbesar pangsa pasar.
  • Menunjukkan ketaatan perusahaan terhadap Peraturan Perundang – undanga yang berkaitan dengan lingkungan.

ISO 14001:2015 Implementation and benefit
ISO 14001:2015 Root Cause Analysis and Corrective Action
ISO 14001:2015 Basic Audit
ISO 14001:2015 Certified Auditor
ISO 14001:2015 IRCA/ RABQSA/ ANSI for lead Auditor
PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Lingkungan Perusahaan)
Hazardous Waste Management
EMS Legal & Evaluation of Compliance
ISO 14001:2015 in Hospital & Healthcare Facility

ISO 45001

ISO 45001:2018 adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan dimaksudkan untuk mengelola aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3). ISO 45001:2018 menyediakan kerangka bagi efektifitas manajemen K3 termasuk kesesuaian.

ISO 45001:2018 is an international standard for Occupational Health and Safety Management Systems and is intended to manage aspects of occupational health and safety (OHS). ISO 45001:2018 provides a framework for the effectiveness of OH&S management including compliance.

Manfaat dengan diterapkannya ISO 45001:2018 bagi organisasi antara lain :

  • Sebagai bukti komitmen Manajemen yang menaruh perhatian terhadap pengelolaan K3.
  • Memberikan suatu mekanisme terhadap pengelolaan dan jaminan adanya penyempurnaan berkelanjutan.
  • Menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan terkait.
  • Meningkatkan citra perusahaan dimata publik nasional dan internasional.
  • Meningkatkan kepedulian karyawan akan pentingnya bekerja dengan selalu memperhatikan aspek-aspek ISO 45001:2018.
  • Memberikan pelatihan secara teratur bagi karyawan perusahaan.

ISO 45001:2018 Implementation and benefit
ISO 45001:2018 Basic Audit
ISO 45001:2018 Certified Auditor
ISO 45001:2018 IRCA/ RABQSA/ ANSI for lead Auditor
Accident Report & Investigation, Emergency Response Plan
HIRADC, Dasar-dasar K3 (Basic Safety)
SMK3 by Depnakertrans
AK3 Umum by Depnakertrans
Basic First Aid (P3K)

ISO 22000

ISO 22000:2018 adalah Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang berdasarkan standar ISO yang sudah ada sebelumnya yaitu ISO 22000:2005. Sekarang sudah terbit versi terbaru yaitu ISO 22000:2018, khususnya ditujukan pada sektor industri makanan, minuman, kemasan, catering dan sektor industri terkait lainnya.

ISO 22000:2018 is a Food Safety Management System based on a pre-existing ISO standard, namely ISO 22000:2005. Now, the latest version, namely ISO 22000:2018, has been published, specifically aimed at the food, beverage, packaging, catering and other related industrial sectors.

  • Merupakan sebuah kerangka kerja yang kuat terhadap sistem manajemen, terintegrasi dalam sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dan konsisten dengan aspek-aspek lain atau standar seperti ISO 9001 dan ISO 14001.
  • Metodologi berdasarkan prinsip HACCP dan kemampuan untuk meningkatkan keamanan serta efisiensi produk makanan.
  • Berisi rincian penggunaan pedoman ISO/TS 22002-1.
  • Menunjukkan suatu komitmen yang nyata menuju keselamatan makanan yang global dapat mengubah bentuk citra perusahaan anda menjadi lebih baik dan juga sebagai suatu alat, sebagai jaminan terhadap keselamatan dan mutu organisasi anda. untuk memastikan pemenuhan dengan semua perundang-undangan keselamatan makanan dan mengurangi resiko dari hukum.
  • Mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kebersihan makanan selama produksi.
  • Mengetahui prinsip higienis dan pedoman untuk pengendaliannya.
  • Mengetahui cara pengendalian atau tindakan terhadap penyimpangan yang terjadi.
  • Terjaminnya makanan dan minuman yang layak dikonsumsi.
  • Terpeliharanya kepercayaan pelanggan international.
  • Meningkatnya pengetahuan akan higienisnya makanan kepada semua karyawan.
  • Secara tidak langsung membantu masyarakat dalam pengadaan makanan yang higienis.

ISO 37001

ISO 37001 adalah Sistem Manajemen Anti-suap yang saat ini sedang dikembangkan oleh International Organization for Standardization (ISO) menjadi ISO 37001:2016. Standar ini bertujuan untuk mencerminkan prinsip-prinsip yang ada, seperti bimbingan pada undang-undang penyuapan, dan membuat mereka dapat diakses. Dengan demikian, ISO 37001 menetapkan serangkaian langkah-langkah dan kontrol yang berurusan dengan penyuapan dan dimaksudkan untuk mencegah dan menemukannya untuk meminimalkan risiko korupsi.

ISO 37001 is an Anti-bribery Management System which is currently being developed by the International Organization for Standardization (ISO) to become ISO 37001:2016. This standard aims to reflect existing principles, such as guidance on bribery laws, and make them accessible. Thus, ISO 37001 establishes a set of measures and controls that deal with bribery and is intended to prevent and find them to minimize the risk of corruption.

ISO 37001 menyediakan persyaratan minimum dan penjelasan yang berguna untuk melaksanakan dan pembandingan sistem manajemen anti-suap. Standar ini fleksibel dan dapat digunakan oleh semua jenis organisasi di negara manapun. Ini mencakup perusahaan-perusahaan dari semua ukuran, Yayasan, Asosiasi, pemerintah dan organisasi lain, baik swasta dan publik khususnya bagi manajer, investor, karyawan, pelanggan dan stakeholder lainnya.

  • Pedoman Anti-korupsi, prosedur dan kontrol
  • Kepemimpinan, komitmen dan tanggung-jawab oleh top-level manajemen
  • Pengawasan oleh manajemen
  • Pelatihan anti korupsi
  • Risiko
  • Risiko evaluasi (due diligence) untuk proyek dan mitra bisnis
  • Pelaporan, monitoring, investigasi, pengawasan

ISO 31000

Manajemen Risiko adalah suatu pendekatan terstruktur dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk :
Penilaian Resiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum

Risk Management is a structured approach in managing uncertainty related to threat a range of human activities including : 
Risk assessment, development of strategies to manage it and risk mitigation by using empowerment/resource management. Strategies that can be taken include transferring risks to other parties, avoiding risks, reducing the negative effects of risks, and accommodating some or all of the consequences of certain risks. Traditional risk management focuses on risks arising from physical or legal causes (such as natural disasters or fires, death, and lawsuits).

Beberapa manfaat yang diperoleh dengan diterapkannya manajemen risiko dalam suatu perusahaan:Pedoman Anti-korupsi, prosedur dan kontrol

  • Perusahaan memiliki ukuran kuat sebagai pijakan dalam mengambil setiap keputusan, sehingga para manajer menjadi lebih berhati-hati dan selalu menempatkan ukuran-ukuran dalam berbagai keputusan.
  • Mampu memberi arah bagi suatu perusahaan dalam melihat pengaruh-pengaruh yang mungkin timbul baik secara jangka pendek dan jangka panjang.
  • Mendorong para manajer dalam mengambil keputusan untuk selalu menghindari risiko dan menghindari dari pengaruh terjadinya kerugian khususnya kerugian dari segi finansial.
  • Memungkinkan perusahaan memperoleh risiko kerugian yang minimum.
  • Dengan adanya konsep manajemen risiko (risk management concept) yang dirancang secara detail maka artinya perusahaan telah membangun arah dan mekanisme secara berkelanjutan (suistainable).

ISO 27001

ISO/IEC 27001:2013 atau ISMS (Information Security Management System) adalah sebuah metode khusus yang terstruktur tentang pengamanan informasi yang diakui secara internasional. Pengamanan informasi tersebut dapat dicapai dengan melakukan suatu kontrol yang terdiri dari kebijakan, proses, prosedur, struktur organisasi, serta fungsi-fungsi infrastruktur TI. Dengan kata lain ISO/IEC 27001:2013 adalah suatu cara untuk melindungi dan mengelola informasi berdasarkan pendekatan yang sistematis terhadap risiko bisnis, untuk mempe rsiapkan, mengimplementasikan, mengoperasikan, mengawasi, meninjau kembali, memelihara, serta meningkatkan pengamanan informasi.

ISO/IEC 27001:2013 or ISMS (Information Security Management System) is a specially structured method of securing information that is internationally recognized. Information security can be achieved by exercising a control consisting of policies, processes, procedures, organizational structures, and IT infrastructure functions. In other words, ISO/IEC 27001:2013 is a way to protect and manage information based on a systematic approach to business risk, to prepare, implement, operate, monitor, review, maintain, and improve information security.

Manfaat dengan diterapkannya ISO/IEC 27001:2013 bagi organisasi antara lain :

  • Membantu organisasi terkait dengan kesesuaian terhadap kebutuhan standar keamanan informasi yang sudah teruji (best practice dalam pengamanan informasi).
  • Membuat pengaruh positif dalam hal citra perusahaan, nilai, dan persepsi yang baik dari pihak lain.
  • Memastikan bahwa organisasi memiliki kontrol terkait keamanan informasi terhadap lingkungan proses bisnisnya yang mungkin menimbulkan risiko atau gangguan.
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan, pihak ketiga, dan seluruh stakeholder yang ada terhadap pelayanan yang diberikan melalui organisasi.
  • Membantu organisasi dalam menjalankan perbaikan yang berkesinambungan didalam pengelolaankeamanan informasi.
 

ISO 50001

ISO 50001:2018 menetapkan persyaratan untuk penetapan, penerapan, memelihara dan memperbaiki sistem manajemen energi, dengan tujuan untuk memungkinkan suatu organisasi melakukan pendekatan sistematis dalam mencapai perbaikan berkelanjutan dari kinerja energi, termasuk efisiensi energi, penggunaan energi dan konsumsi. ISO 50001:2018 menetapkan persyaratan yang berlaku untuk penggunaan energi dan konsumsi, termasuk pengukuran, dokumentasi dan pelaporan, desain dan praktek pengadaan untuk peralatan, sistem, proses dan personil yang berkontribusi terhadap kinerja energi.

ISO 50001:2018 establishes requirements for establishing, implementing, maintaining and improving an energy management system, with the aim of enabling an organization to take a systematic approach to achieving continuous improvement of energy performance, including energy efficiency, energy use and consumption. ISO 50001:2018 specifies requirements that apply to energy use and consumption, including measurement, documentation and reporting, design and procurement practices for equipment, systems, processes and personnel that contribute to energy performance.

  • Membantu organisasi untuk mengefisiensikan penggunaan energi yang ada. 
  • Menawarkan panduan tentang pembandingan, mengukur, mendokumentasikan, dan laporan perbaikan untuk intensitas energi dan khususnya menurunkan efek rumah kaca.
  • Membuat transparansi dan memfasilitasi komunikasi pada pengelolaan sumber daya energi.
  • Sebagai promosi terbaik dalam penerapan Sistem Manajemen Energi didalam organisasi dan karyawan. 
  • Sebagai fasilitas dalam mengevaluasi dan memprioritaskan pelaksanaan hemat energi.
  • Menyediakan kerangka kerja untuk mempromosikan efisiensi energi di seluruh dukungan rantai pemasok. 
  • Memfasilitasi pengelolaan perbaikan energi untuk pengurangan emisi gas rumah kaca. 
  • Bisa diintegrasikan dengan Sistem Manajemen lainnya baik itu ISO 9001, ISO 14001 maupun ISO 45001.
 

BASIC 5S

5S adalah pemanfaatan tempat kerja yang mencakup peralatan, dokumen, bangunan dan ruangan untuk melatih kebiasaan para pekerja dalam usaha meningkatkan disiplin kerja. Sistem manajemen tata graha (good house keeping management) yang dilakukan dalam mengelola tempat kerja (perkantoran, gudang, area kerja bengkel, laboratorium, produksi/ pembangkit, dan area pendukung lain seperti fasilitas publik). Tempat kerja yang bersih, rapih, aman dan nyaman yang akan menghasilkan produk dengan kualitas tinggi, penekanan biaya, penyelesaian tepat waktu, safety terjamin, moral tinggi dan lingkungan terjamin. 

5S is the use of the workplace which includes equipment, documents, buildings and rooms to train workers’ habits in an effort to improve work discipline. Good house keeping management system that is carried out in managing the workplace (offices, warehouses, workshop work areas, laboratories, production / generators, and other supporting areas such as public facilities). A clean, tidy, safe and comfortable work place that will produce high quality products, reduced costs, timely completion, guaranteed safety, high morale and guaranteed environment.

Zero Breakdown, berarti pemeliharaan lebih baik :

  • Scrap, debu, geram – geram dan potongan – potongan di lantai dan di mesin menjadi berkurang.
  • Dengan membersihkan mesin secara teliti dan teratur anda dapat mengetahui kondisi mesin setiap saat.
  • Pemeriksaan dan pemeliharaan tiap hari dapat menghindari kerusakan mesin menjadi parah di masa yang akan datang.
  • Zero Defect, yang berarti kualitas lebih baik :
  • Jika segala sesuatunya ada pada tempatnya, anda terhindar dari mengambil barang yang salah.
  • Tempat kerja yang bersih akan memberi semangat kerja bagi siapa saja.
  • Alat pengukur dan indikator dapat bekerja dengan baik maka kualitas akan baik.